Sejak ku masih kecil, aku sering diasuh oleh tante ku. Karena sejak kecil aku diasuh, maka dekat sekali rasanya, aku dengan beliau. Aku menghormatinya seperti Ibu ku sendiri, Aku pun menyayanginya seperti ku menyayangi Ibu ku. Semua masa yang aku lewati bersama tante ku adalah indah, dan punya kenangan tersendiri. Dari semua kenangan, kenangan terakhir begitu menancap di ingatan aku. Saat aku dan keluarga ku silaturahiim Eid Fitr, saat itu jadi kenangan terakhir aku bersama tante ku. Seperti biasa, kami bersalaman, mengucapkan selamat Eid Fitr dan Maaf lahir batin. Dan seperti biasa juga, ada acara makan bersama, prasmanan. Setelah aku mengambil makan, aku duduk di depan TV, di ruang keluarga, tepat di samping tante ku. Seketika itu juga, tante ku mengambil piring ku yang sudah berisi 1 porsi nasi, sayur dan beberapa lauk-pauk. Tante ku berusaha keras untuk memasukkan suapan nasi ke dalam mulutnya sendiri, tapi setelah berkali-kali, akhirnya tidak 1 jua suapan yang masuk. Ketika itu aku tanya pada tante ku, apakah tante ku mau makan? Tante ku menjawab Iya. Kemudian aku tanya lagi, apakah mau aku yang suapin? Tante ku menjawab Iya. Sungguh gembira melihat perkembangan tante ku saat itu yang menghabiskan 1 porsi nasi, sayur dan lauk-pauk. Porsio orang dalam kondisi sehat, bukan porsi orang yang sedang sakit dan dalam masa penyembuhan. Setelah 3 bulan berlalu, tak perah kusangka,… Saat kami sekeluarga sedang bersiap untuk menjenguk tante ku yang sedang sakit itu, tiba-tiba dering telp menghentikan semua aktivitas yang ada. Seperti petir yang menyambar di tengah padang rumput. Berita duka itu datang Sontak semua mata di rumah ayah ku meneteskan air mata. Terlebih Ibu ku. 28 Januari 2007, tante kami yang sangat manja meninggalkan kami semua kembali kepelukan Allah swt. Tak ada lagi telpon manja dari tante kami tersayang yang menanyakan kabar kami sekerluarga, yang sangat senang menceritakan kelucuan cucu pertamadan tersayangnya. Andai saja aku tahu, saat itu akan jadi kenangan terakhir ku dengan nya, akan ku buat menjadi sangat indah untuk nya dan juga untuk ku. Selamat jalan tante ku tersayang. Lelaplah dalam tidur panjang mu menuju indahnya pelukan cinta Pencipta mu. Bahagialah engkau dengan limpahan cinta dari-Nya, cinta yang sesungguhnya. Maafkan kami yang tidak bisa memberikan hal-hal yang terindah di ujung usia mu. Maaf kan kami yang mensia-sia kan kasih sayang dan cinta mu semasa hidup mu. Engkau kan selalu ada dalam kenangan indah kami, selalu….

Comments are closed.